Header Ads

Pelatihan Bekam

MARWAH.ID – STID Mohammad Natsir Kampus Putri Menyelenggarakan Pelatihan Bekam Guna Membekali Mahasiswi Untuk Berdakwah.
 
Kegiatan pelatihan ini dikuti dengan penuh antusias oleh peserta yang terdiri dari anggota Kafilah Dakwah Akhwat STID Mohammad Natsir dan  Komunitas Tibbun Nabawi STID Mohammad Natsir kampus C.
 
Pemaparaan materi Bekam di siarkan  di Kampus Putri Mohammad Natsir melalui siaran zoom meeting  pada sabtu malam pukul 19:00 – 21:00 WIB  bersama pemateri yang ahli dan kompeten dibidangnya yaitu Ibu Ema Martayustika.Amd.Kep,S.Tr.Ftr.
 
Dengan penyampaian yang sangat jelas Ibu Ema menerangkan satu demi satu materi atau teknik yang harus difahami serta dikuasai oleh mahasiswi peserta pelatihan Bekam.
 
“Dengan berbekam yang mana merupakan bagian dari salah satu cabang Tibbun Nabawi kita bisa mendapatkan 2 keutamaan sekaligus yaitu sehat dan pahala, sehatnya dapat pahalanya juga dapat” ungkap Ibu Emi  seraya memotovasi para peserta agar senantiasa menjadikan bekam ini sebagai ajang untuk mensyiarkan agama islam dan terus mendakwahkannya ke tengah masyarakat agar masyarakat terkhusus ummat islam mengetahui bahwa bekam ini merupakaan bagian dari sunnah Rasulallah ﷺ.
 
Acara pelatihan dilanjut pada sabtu (19/03/2022) pukul 08:00 – 12:00 WIB  di Aula Sakinah Muslimat Center Cipayung. Sebelum melanjutkan pelatihan pada sesi praktik, panitia membagikan kelompok terlebih dahulu agar mahasiswi  bisa bekerja sama satu dengan yang lainnya, dilanjutkan dengan membagikan alat bekam kepada setiap kelompok. Setelah situasi dan kondisi dirasa cocok untuk melakukan praktik, maka dilangsungkanlah pelatihan bekam ini dengan sangat serius dan fokus oleh setiap peserta yang hadir.
 
Dalam pelatihan bekam tersebut mahasiswi dipandu step by step cara dan tekhnik berbekam yang baik dan benar ala Rasulallah ﷺ , ditengah tengah praktik ibu Ema sesekali membagikan pengalaman-pengalaman yang dialaminya di dunia perbekaman. Tak lupa juga sesekali menasehati para peserta pelatihan bekam 
“ Sebisa mungkin hindari minuman-minuman yang bersoda, karena itu tidak baik untuk kesehatan, pengalaman saya, dulu pernah menemui anak remaja kisaran usia 17 th  di suatu rumah sakit, saya melihat anak itu hendak melakukan cuci darah, ketika saya bertanya kepada si anak tersebut kenapa kok bisa diusianya yang masih belia sudah melakukan cuci darah, ternyata faktornya karena si anak tersebut selalu mengkonsumsi minuman bersoda” Cerita ibu Ema kepada para mahasiswi komunitas Tibbun Nabawi & mahasiswi Kafilah Dakwah.
 
“ketika hendak menterapi/membekam seseorang, pastikan terlebih dahulu diri si penerapinya ini dalam keadaan sehat dan siap untuk membekam orang lain, apalagi jangan sampai grogi/nervous karena ini sangat bisa berpengaruh dan dapat memberikan energi negative kepada pasien apabila diri pembekamnya tidak dalam keadaan baik” tegas ibu Ema kepada para peserta.
 
Tujuan STID Mohammad Natsir melaksanakan acara ini tentunya agar menjadi bekal bagi para mahasiswi terkhusus Komunitas Tibbun Nabawi serta Kafilah Dakwah yang mana  akan di berangkatkan ke berbagai daerah pedalaman Indonesia pada tanggal 28 Maret 2022 mendatang. 
 
Uswahelamir/MARWAH

Tidak ada komentar