Header Ads

Generasi Muda dan Sejarah

 Generasi Muda dan Sejarah

Bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. (Soekarno)

Ungkapan diatas tentu pernah dan mungkin sering kita dengar, dan hari ini ia seakan berbicara, "Wahai generasi, sudahkah kalian mengenalku? Jika belum mengenalku, bagaimana bisa kalian menghargai perjuangan pahlawan negari ini? Jika belum menghargaiku, bagaimana kalian dapat mengangkat martabat negara ini?"

Seberapa akrabkah kita dengan sejarah bangsa? Untuk mengetahuinya kita perlu menanyakan langsung pada generasi muda. 

Sempat viral di aplikasi yang paling banyak digandrungi generasi saat ini, yaitu Tik-tok. Sekumpulan anak-anak yang diperlihatkan gambar para pahlawan, namun 90% jawabannya adalah tidak tahu. Berbanding terbalik ketika gambar yang muncul adalah foto para artis dan youtuber 'jaman now', dengan semangat dan percaya diri jawaban terlontar dari mulut mereka. Saya pun menemukan realita yang tak jauh berbeda dari konten media sosial, para pelajar dibeberapa daerah negeri ini mayoritas tidak mengenal hal yang paling inti sekalipun dari sejarah.

Jika bukan mereka, kepada siapa sejarah diperkenalkan? Jika generasi muda abai, siapakah yang akan mengemban tugas memajukan bangsa? Hal ini tentu tugas yang berada dipundak orang dewasa yang lebih dulu mengenal sejarah untuk mengajak dan mengenalkan generasi muda pada goresan tinta emas.

"Perhatikanlah sejarahmu, untuk masa depanmu." (Q.S Al-Hasyr :18)

Fenomena yang terjadi saat ini tentu menjadi tolak ukur masa depan. Wajah generasi saat ini merupakan cerminan dimasa mendatang. Anak-anak yang lebih menikmati kebersamaan dengan Tik-tok dan Among Us tak akan mengerti nikmatnya membaca dan mengulang sejarah yang telah lalu. 

Bangsa yang memiliki peradaban gemilang adalah bangsa yang mengenal dan  mempelajari sejarahnya, karena didalam sejarah terdapat banyak pelajaran dan pengajaran tentang hidup yang senantiasa berulang. Kisah para nabi, Khalifah dan pahlawan Islam yang harum dengan segudang prestasi merupakan bagian yang harus diketahui oleh generasi muda. 

Imam Malik rahimahullah berkata, "Tidak akan baik sebuah generasi kecuali mengikuti langkah pendahulunya." 

Sebelum terlambat, mari mengambil bagian untuk mengajak para generasi muda membuka lembaran tinta emas seluruh dunia. Ajak mereka untuk mengetahui betapa hebatnya generasi terdahulu yang maju dan berkembang dengan agama, adab dan ilmu. Wallahu a'lam.

(Miftah/Marwah)



Tidak ada komentar