Header Ads

Dauroh Tadabur Surat Al-Fatihah


Dauroh Tadabur Surat Al-Fatihah



Ahad, 8 Maret 2020, bidang tahfidz, STID Mohammad Natsir, Kampus Putri mengadakan Dauroh Al-Qur’an dengan tema, “Tadabur Surat Al-Fatihah”. Dauroh ini diwajibkan untuk semester II, IV, dan seluruh musyrifah tahfizh. Sebelum penyampaian materi, Ustadzah Yudhita Omayra, S.Kom.I selaku manager bidang tahfizh kampus putri STID Mohammmad Natsir menyampaikan sedikit petuah, yakni Ketika seorang hamba shalat, sesungguhnya dalam shalat itu ia sedang berdialog dengan Allah . Oleh karena itu, harapan dari bidang tahfizh, dengan diadakannya dauroh ini, dapat menyadarkan mahasiswi untuk segera  mendirikan shalat jika sudah mendengar adzan, serta merenungi ayat-ayat-Nya, karena pada saat itulah pertemuan seorang hamba dengan Rabb-nya.
Pukul 09.00 WIB, Ustadzah Asmaa Muzayyin, Lc selaku pemateri dauroh “Tadabur Surat Al-Fatihah ini, memulai materi dengan membagikan post test dengan pertanyaan, “Pernahkah kalian menangis saat membaca surat Al-Fatihah?”. Seorang mahasiswi pun menjawab, “Pernah.” “Ketika membaca اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . Bagaimana kita tidak menangis? padahal kita sedang meminta petunjuk kepada Allah, meminta jalan yang lurus, agar kita selalu ditetapkan hidayah dan diteguhkan keimanan kita.” Begitulah ucapnya. Ustadzah Asmaa pun membenarkan perkataannya, dan menyampaikan keutamaan-keutamaan surat al-Fatihah sendiri, antaralain :
1.      Surat al-Fatihah adalah surat yang paling agung didalam al-Qur’an
2.      Simpanan besar yang langsung di bawah ‘arsy Allah, karena dengannya seorang hamba bisa bermunajat langsung dengan Rabb-nya
3.      Surat al-Fatiah merupak Syifa (obat) bagi seluruh penyakit
4.      Penjaga dari syaitan manusia dan jin
5.      Dibaca dalam rakaat shalat, dan apabila tidak dibaca shalat menjadi tidak sah
6.      Sebanding dengan sepertiga al-Qur’an.
Ustadzah Asmaa Muzayyid, begitu gamblang menyampiakan materi demi materi, Mahasiswi pun antusias mengikuti dauroh ini, banyak yang merasa tertampar karena belum bisa menangis saat membaca al-Fatihah saat shalat, bahkan masih mengingat dunia saat sedang bertemu dengan Allah.

@santi_shant // MARWAH





Tidak ada komentar