Header Ads

Selamatkan Lisanmu

(D'ciil Yamanaka)


Saudariku.... sadarkah engkau bahwa setiap ucapan dan perbuatanmu akan diminta pertanggungjawaban di hadapan sang Kholiq. Setiap kata yang terlontar akan menentukan nasibmu kelak. Katakanlah yang baik, karena bisa jadi ucapan kecil itu akan menuntutmu. Hati manusia siapa yang tahu, tak sedikit orang yang tersakiti karena ulah lidah yang tak bertulang. Bahkan diamnya lebih baik daripada berucap atas hal yang tak bermanfaat. Nabi saw bersabda:
من كان منكم يؤمن بالله و اليوم الاخر فل يقول خيرا او ليسمت
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
Rasulullah saw pernah mengabarkan bahwa mayoritas penduduk neraka adalah kaum hawa. Mengapa demikian? Karena mereka tidak memperhatikan lidah mereka sehingga mereka terjerumus ke dalam neraka. Banyak mengghibah saudaranya, membicarakan sesuatu yang tidak membawa faedah, menghabiskan waktu untuk mencela tetangga dan menceritakan aib orang lain. Allah ta’ala berfirman dalam surah al Hujurat ayat 12.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ (١٢)
12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Saudariku.... Kadang kita sering mengumpat cacat fisik seseorang. Seperti mengumpat bahwa ia pincang, buta, pendek, hitam dan sebagainya. Menirukan orang yang diumpat sebagai bahan olok-olokan. Mencela penampilan seseorang karena bajunya lusuh, kepanjangan atau sejenisnya. Itu semua termasuk fenomena ghibah. Dan dosa ghibah dapat memakan semua amal kebaikan. Merugilah kita yang telah menabung pahala demi akhirat akibat tak menjaga lisan.
Saudariku.... Sebelum engkau berbicara pikirkanlah akibatnya. Tak perlulah engkau katakan setiap yang kau lihat dari keburukan saudara-saudaramu. Perbanyaklah berzikir dan bertaubat kepada Allah. Tinggalkan teman yang mengajakmu untuk bermaksiat dan bertemanlah dengan orang shalih. Janganlah merasa rugi untuk hijrah menuju kebaikan karena Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Remember !!! Talk less do more.


Tidak ada komentar